Entah kapan tepatnya semua aktivitas seperti yang nampak pada foto disamping dimulai. Yang jelas saya cukup terpana dan terheran-heran dengan segala pemandangan yang ada pada foto disamping. Tepatnya di jalan penghubung antara perumahan GKB dengan desa Suci.

Beberapa bulan yang lalu saya masih menikmati kegiatan bersepeda di area yang sekarang dipadati dengan aktifitas yang kelihatannya adalah pengeboran minyak tersebut. Menyusuri perbukitan kapur, disela-sela para pekerja pencari batu kapur yang mempersiapkan diri untuk memulai aktifitasnya.
Indah dan menyenangkan sekali. Waktu itu seingat saya hanya sebelah kiri sisi jalan(kalau dari arah GKB ke Suci) terdapat kegiatan pengeboran minyak. Itupun masih sepi aktifitas, karena sempat terhenti entah karena apa. Setiap melintasi area lembah kapur tersebut selalu membuat saya untuk berhenti sejenak, menikmati pemandangan hamparan lembah tersebut.

Namun hari Minggu kemarin.....betapa terkejutnya. Karena di sisi kiri dan kanan jalan terdapat pemandangan yang ramai aktifitas seperti yang tampak di atas. Bagi saya pribadi, hal ini sangat memprihatinkan...Terlepas dari siapa yang mempunyai kuasa dan berhak untuk memutuskan pengolahan area tersebut...saya sebagai penduduk Gresik yang tinggal di wilayah tersebut merasa kehilangan...dan hanya bisa prihatin....apakah tidak ada tempat lain di area Gresik yang jauh dari pemukiman penduduk yang bisa diexplorasi untuk kepentingan seperti itu....? Apakah keamanan, ataupun kesehatan lingkungan( dan ah...kenyamanan) dari penduduk sekitar sudah diperhitungkan dengan adanya proyek tersebut....? Apakah mereka yang membangun itu sudah mempersiapkan rencana tanggap darurat apabila ada kondisi emergency bagi warga disekitarnya...?Apakah nantinya tidak akan ada lahan kosong di area Gresik yang akan tersisah karena semuanya akan di explore habis-habisan...?

Saya nggak ngerti dan nggak bisa jawab pertanyaan-pertanyaan yang sepele tersebut....tapi yang jelas, saya(dan saya harapkan juga semua warga Gresik yang lainnya) untuk selalu buka mata dan telinga, guna ikut mengawasi kemungkinan terjadinya segala aktifitas yang sekiranya sengaja ataupun tidak disengaja merusak dan merugikan lingkungan kota Gresik tercinta....Ayo..!!!



إِنَّا أَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَرَ فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ

Sesungguhnya Kami telah memberikan karunia sangat banyak kepadamu, maka sholatlah untuk Tuhanmu dan sembelihlah kurban”. Qs. Al-Kautsar: 1 – 2,



Also see: Matadors a la Nggresik, a video captured Qurban's day 1431 H at PTS, Manyar Gresik.

Ahh....Gayus......
Kamu memang tikus....!!!

Pandai mengendus
Pintar nyari fuluss
Jadi incaran aparat dan makelar kasus....



Jerat hukum dilewati dengan mulus
Walaupun telah diringkus
Tetap bisa "bludhas-bludhus"
Mungkin harusnya dikunci dalam kakus
Atau kamu harus "mampus"....!!!

Ahh...Gayus....Gayus.....
Kamu memang "mak-nyussss"........


Pelabuhan rakyat di kota Gresik yang dalam kesehariannya selalu nampak padat dengan segala aktivitas. Kapal motor kayu yang berjajar-jajar merupakan moda transportasi yang masih eksis sampai saat ini, mencoba untuk terus bersaing dengan kapal-kapal baja yang kokoh dan besar.



Dengan latar belakang deretan cerobong-cerobong dari PLTU Gresik yang berjajar tinggi menjulang ke langit, bersandar berpuluh-puluh kapal motor kayu yang siap membelah lautan ke seluruh pulau di penjuru nusantara.





Bukan hanya dipadati dengan aktivitas bongkar muat oleh pekerja di pelabuhan, namun di Minggu pagi selalu banyak warga Gresik yang menghabiskan waktu memandangi lautan dan suasana pelabuhan dengan kapal-kapal yang bersandar disana.



Sample Text

Powered by Blogger.
Powered By Blogger

Popular Posts

Total Pageviews